fbpx

Kerabat Sofyan yang berbahagia, tahukah kita bahwa tanggal 27 September diperingati sebagai World Tourism Day. Pada tahun ini, temanya adalah seputar dunia digital. Kemajuan digital mengubah cara kita terhubung dan memberi informasi kepada diri sendiri, mengubah perilaku kita, dan mendorong inovasi serta strategi pertumbuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Kita harus lebih memahami dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang tumbuh dari teknologi dan inovasi di bidang pariwisata jika sektor kita ingin mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Pariwisata dan Transformasi Digital” adalah tema Hari Pariwisata Dunia (WTD) tahun ini.

Baca juga: Fakta menarik pariwisata Indonesia

Kita tahu bahwa sektor pariwisata digital yang maju dapat meningkatkan kewirausahaan, inklusi, pemberdayaan masyarakat lokal dan manajemen sumber daya yang efisien, di antara tujuan pembangunan penting lainnya. WTD tahun ini akan membantu kami untuk lebih mengeksplorasi peluang yang disediakan untuk pariwisata dengan kemajuan teknologi termasuk data besar, kecerdasan buatan, dan platform digital.

Sebagai antisipasi dari WTD dan untuk memberikan visibilitas ke ide-ide inovatif yang mampu merevolusi cara kita melakukan perjalanan dan menikmati pariwisata, Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) dan Globalia meluncurkan Kompetisi Startup Pariwisata UNWTO Pertama. Startup dengan proyek terbaik akan diumumkan sebagai semi-finalis selama perayaan resmi WTD di Budapest.

baca : Pariwisata Halal di Jakarta

Hari Pariwisata Dunia 2018 adalah kesempatan unik untuk meningkatkan kesadaran tentang kontribusi potensial teknologi digital untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan, sambil menyediakan platform untuk investasi, kemitraan dan kolaborasi menuju sektor pariwisata yang lebih bertanggung jawab dan inklusif.

Hari ini, orang dan bisnis terhubung, bertukar informasi dan melakukan transaksi dengan cara yang belum pernah dibayangkan sebelumnya. Kombinasi platform digital, konten dan masukan yang dibuat pengguna, integrasi media sosial, layanan pemosisian global, dan penggunaan data besar dan kecerdasan buatan, telah mengubah cara orang mengalami, mengonsumsi, dan berbagi informasi.

Marriage proposal Sofyan Hotel Soepomo

Ini adalah hasil dari kemajuan berturut-turut dalam telekomunikasi, komputer, basis data, jaringan, internet, teknologi seluler dan nirkabel, sistem pemosisian global dan telepon pintar, di antara hal-hal lainnya.

Pariwisata, sebagai salah satu sektor ekonomi transversal dunia, telah menjadi saksi sekaligus protagonis dari perubahan ini. Untuk entitas pariwisata publik dan swasta, ICT telah menawarkan alat yang sangat diperlukan dan sangat kuat untuk manajemen, logistik, distribusi dan pemasaran. Ini telah membawa turis digital yang lebih otonom, hyper-connected dan semakin menuntut, mengharapkan layanan pelanggan pribadi.

baca juga: Negara Muslim terfavorit yang paling banyak dikunjungi

Pergeseran dalam harapan pelanggan dan tren global mendorong sektor pariwisata untuk menyesuaikan model bisnis dan operasi untuk mencari kepuasan pelanggan dan kinerja operasional yang ditingkatkan. Ini menciptakan peluang bagi pendatang baru ke dalam rantai nilai pariwisata, terutama ‘pribumi’ digital seperti agregator perjalanan online. Pada saat yang sama, layanan pariwisata platform pribadi (yang disebut ekonomi berbagi) sedang meningkat.

Sementara sektor pariwisata telah berada di garis depan gangguan digital, perubahan teknologi eksponensial berarti bahwa sektor tersebut harus berinovasi, dan para pemangku kepentingan harus berkolaborasi, dengan basis hampir konstan agar tetap kompetitif.

 

Sofyan Hotel Cut Meutia, Hotel Halal dengan konsep halal, fitrah, kinship, di Kota DKI Jakarta
Tersedia 4 Jenis Kamar Yang Variatif Untuk Anda
Tersedia berbagai paket dan promo

Hubungi :

CS Sofyan Hotel Cut Meutia
Jalan Cut Mutia No.9, Menteng,
Jakarta, Indonesia, 10330
Phone/WhatsApp : +62 8119121256
Fax : +62 21 3902747

#halal
#halaltourism
#muslimfriendly
#mesjidcutmeutia
#hotelcikini
#cikini
#mesjidistiqlal
#stasiungambir
#stasiungondangdia
#gambir
#monas
#tim
#pasartanahabang
#tanahabang
#KeretaBandarasoekarnohatta

Baca Juga :  Cerita Perjalanan Sofyan Hotel yang Hijrah Jadi Hotel Syariah
You must be logged in to post a comment.
Menu