fbpx

Daya Tarik Hotel Bintang 3 Dekat Tugu Monas

Salah satu dari sekian banyak objek wisata di DKI Jakarta, yang paling utama adalah adanya Tugu Monumen Nasional (Monas). Tugu Monas adalah salah satu obyek wisata di ibu kota yang memiliki banyak keistimewaan. Bahwa wisata Tugu Monas bisa dikatakan sebagai Menara Eiffel-nya Indonesia. Disamping keindahan bangunannya yang menjulang hingga ketinggian 132 meter dan lidah api yang terbuat dari emas di puncak monas, lebih dari itu, Tugu Monas menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke untuk melawan penjajahan bangsa asing. Karena itu, di dalam Tugu Monas terdapat diaroma dan peninggalan sejarah penting bagi bangsa. Sehingga wisatawan tidak hanya disuguhkan satu bangunan megah bermahkotakan emas berbentuk lidah api seberat 50 kilogram, tetapi juga wisata sejarah untuk mengenang dan meneladani perjuangan pahlawan bangsa.

Beberapa keistimewaan wisata Monas, yaitu : Selain emas yang menjadi simbol kebesaran dan kemegahan, di dalam tugu Monas, wisatawan bisa mengunjungi Museum Sejarah Nasional Indonesia. Lokasinya berada di kaki Tugu Monas. Di dalam museum, wisatawan juga bisa menemukan diorama sejarah Indonesia terlengkap.

Ada pula Patung Dewi Pertiwi yang melambangkan kebesaran Nusantara dan NKRI. Garuda Pancasila dalam ukuran raksasa juga bisa ditemukan di dalam Ruang Kemerdekaan Monas. Jika selama ini Anda membaca naskah proklamasi di internet atau buku, wisatawan bisa membaca naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Naskah asli yang begitu sakral dan menjadi nasib bangsa itu disimpan di Ruang Kemerdekaan, satu ruang dengan Garuda Pancasila Raksasa. Pada bagian luar, Anda bisa menemukan kolam pantul Monas di Taman Medan Merdeka Monas.

Keistimewaan Monas selanjutnya, wisatawan bisa menikmati indahnya Peta Nusantara-Indonesia yang bertahta, berlapiskan emas. Sungguh simbol kemegahan dan kebesaran bangsa. Peta berada di dalam Ruang Kemerdekaan Monas. Jika Anda ingin menikmati pemandangan indah Kota Jakarta dari atas langit setinggi 115 meter, Anda bisa membeli tiket untuk masuk elevator. Anda akan dibawa ke pelataran puncak Monas yang berukuran 11×11 meter. Tak bisa banyak-banyak, pelataran puncak Monas hanya bisa menampung sekitar 50 orang sehingga wisatawan harus antre untuk bergantian.

Diorama mahakarya Nusantara, jika Anda ingin menyelami pesona mahakarya Indonesia dari zaman prasejarah sampai masa Orde Baru (Orba), Anda juga bisa datang ke Museum Sejarah Nasional yang ada di dalam Tugu Monas. Kapasitasnya hanya 500 orang dengan luas ruang 80×80 meter. Ada sedikitnya 51 diaroma menarik yang menggambarkan asal usul, sejarah Indonesia sejak zaman prasejarah. Sungguh luar biasa indahnya. Salah satu diaroma yang bisa dinikmati wisatawan, antara lain Candi Jawi yang memadukan Buddhisme dan Sivanisme, Armada Perang Kerajaan Majapahit Abad ke-XIV yang menakjubkan, Suasana Perang Pattimura pada tahun 1817, aktivitas Gereja Kristen Protestan saat proses penyatuan bangsa pada abad ke XX, Ormas Muhammadiyah 18 November 1912, kerja paksa Romusha pada tahun 1942, Deklarasi Timor Timur, Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar), Gereja Katolik Roma saat penyatuan bangsa di tahun 1947, hingga Hari Lahir ABRI pada tanggal 5 Oktober 1945.

Wisata Monas malam hari..

Keistimewaan wisata Tugu Monas selanjutnya adalah pada malam hari. Wisatawan, baik yang biasanya muda-mudi yang sedang pacaran hingga wisatawan bersama keluarganya menghabiskan waktu malamnya dengan menikmati keindahan tugu Monas dengan lampu warna-warni yang menyala terang. Pada bagian puncak, emas yang disorot lampu terlihat menyala megah. Anda bisa menikmatinya di taman sekitar Tugu Monas atau bisa masuk ke dalam, diantar ke pelataran puncak dan menikmati panorama Kota Jakarta pada malam hari.

Setelah lelah menikmati keindahan Tugu Monas di malam hari baik dari ketinggian puncak Tugu Monas maupun di sekitar pelataran Tugu Monas, wisatawan yang ingin melepas lelah dapat menginap di hotel terdekat dengan Tugu Monas, yaitu Sofyan Hotel Cut Meutia Hotel Jakarta Pusat Bintang 3 Dekat Monas yang merupakan salah satu Halal Hotel. Hotel Jakarta Pusat Bintang 3 Dekat Monas. Sofyan Hotel Cut Meutia, merupakan Halal Hotel Terbaik di Jakarta yang beberapa waktu lalu pernah meraih penghargaan sebagai World Best Halal Hotel. Ada beberapa type kamar yang ditawarkan kepada pengunjung hotel, antara lain berdasarkan jenis kamar : Suit, Executive, Superior, Deluxe dan Standar. Berdasarkan type ranjang/bed : Double room, Twin room dan Single room, dengan berbagai suguhan makanan dan minuman yang halal. Lokasi Hotel Hotel Jakarta Pusat Bintang 3 Dekat Monas  terletak di pusat Kota Jakarta Pusat (Menteng), yaitu di Jalan Cut Meutia No.9, Menteng, Jakarta Pusat. Telepon 021-3905011. WA 08119121256.

Baca Juga :  Hari Perdamaian Internasional
Menu