1. Masjid Perahu
Mendengar dari namanya, masjid ini memang dibangun mirip seperti sebuah perahu raksasa. Masjid ini terletak di Jalan Casablanca, Menteng Dalam Tebet, Jakarta Selatan, dengan nama asli Masjid Agung Al-Munada Darussallam Baiturrahman.
Pada satu sisi bangunan yang berbentuk perahu tersebut dimanfaatkan sebagai tempat wudhu dan kamar mandi. Untuk tempat shalat yang sering dipakai oleh umat Islam hanya seluas 8 x 5 meter saja.


Sedangkan di lantai 2 kapal perahu, diperuntukkan khusus sebagai tempat istirahat bagi para khatib yang datang dari daerah jauh / luar Jakarta. Asal mula bangunan unik Masjid perahu ini sebenarnya terinspirasi dari kisah legenda kapal Nabi Nuh.
Dan yang menambah keunikan dalam Masjid Perahu adalah di dalam ruangannya banyak aksesoris-aksesoris kuno, seperti lampu gantung klasik yang jadi sumber penerangannya. Jika kamu kebetulan warga Jakarta asli, bisa mendatangi lokasinya disebuah gang kecil yang diapit oleh dua bangunan mewah Apartemen Casablanca.
baca juga: Hotel dekat masjid Cut Meutia
2. Masjid Tiban
Masjid ini sebenarnya adalah sebuah pesantren yang berada di Turen Kabupaten Malang. Yang membuat unik adalah masjid Tiban dibangun dalam waktu yang singkat hingga mencapai 11 lantai. Ada kabar miring bahwa masjid ini dibangun dengan bantuan jin.


Tetapi hal itu dibantah oleh para santri karena proses pembangunan dilakukan secara wajar dan berangsur-angsur oleh manusia. Untuk mencapai ke lantai atas kamu tidak perlu khawatir karena di masjid ini juga disediakan lift dan ada banyak toko yang menjual berbagai macam oleh-oleh menarik yang dikelola para santri Masjid Tiban.
3. Bangunan Kubus Masjid Al Irsyad, Bandung
Masjid Al Irsyad sebagai salah satu arsitektur bangunan masjid terunik di dunia resmi didirikan pada 27 Agustus tahun 2010. Berlokasi di kota baru parahyangan, Bandung Barat yang melibatkan campur tangan 15 ribu arsitek terkenal dari seluruh dunia termasuk Ridwan Kamil yang sekarang masih menjadi walikota Bandung.


Masjid Al Irsyad pernah mendapatkan penghargaan bergengsi tingkat dunia sebagai 5 besar Building of The Year 2010 dari National Frame Building Association. Bentuk desainnya kotak kubus dan terlihat mirip Kabah.
Jika dilihat dari jarak kejauhan akan tampak dua kalimat tauhid Laa ilaha illallah Muhammad Rasulullah pada bagian celah dinding bangunan masjid. Sedangkan interior ruangan dalamnya terdapat 99 buah lampu yang melambangkan simbol Asmaul Husa atau 99 nama Allah.
4. Masjid Muhammad Cheng Ho
Salah satu masjid terunik di Indonesia ini memiliki arsitektur unik yang mirip seperti gedung yang ada di Tiongkok dengan desain berwarna merah, kuning dan hijau. Masjid ini terletak di Jalan Gading No 2 Surabaya dan selesai dibangun pada 22 Oktober 2002 dan diresmikan pada 28 Mei 2003.


Suasana dalam Masjid yang mirip banget dengan Kelenteng umat Khonghucu ini bisa kita lihat pada bagian pintu masuknya, disana ada pintu pagoda serta relief naga dan patung singa yang dibuat dari lilin raksasa, lengkap dengan ukiran nama Allah di bagian puncak pagodanya.
Benar-benar perpaduan arsitektur sempurna yang memadukan dua kebudayaan berbeda, antara Arab dan budaya asli Tionghoa.
5. Payung Raksasa di Masjid Agung Jawa Tengah
Inilah masjid terunik di Jawa Tengah tepatnya di Kota Semarang. Pendiriannya diresmikan oleh Mantan Presiden kita Bapak SBY pada tanggal 14 November tahun 2006 lalu. Arsitektur bangunan uniknya merupakan perpaduan antara kebudayaan Jawa, Islam dan Romawi.
Terutama pada bangunan 25 pilar yang ada di bagian pelataran Masjid, benar-benar menyerupai gaya koloseum Athena di Zaman Romawi. Namun ditambahi dengan keindahan tulisan kaligrafi Islami. Arti dari 25 pilar ini adalah sebuah simbol yang menggambarkan tentang 25 Nabi dan Rosul dalam Islam.


Dan pada bagian pintu gerbang tertulis 2 kalimat syahadat, sebuah pernyataan kepercayaan sekaligus pengakuan akan keesaan Tuhan (Allah) dan Muhammad sebagai rasul Nya. Serta ada juga tulisan huruf arab Melayu yang berbunyi, Sucining Guno Gapuraning Gusti.
Hal yang paling unik bisa kita temui di masjid Agung ini saat menjelang datangnya hari raya atau ibadah Shalat Jum’at. Ada 6 payung raksasa elektrik setinggi 20 meter akan dibuka sebagai peneduh para jamaah yang datang. Keren yah, seperti sedang berada di Masjid Nabawi Kota Madinah, Arab Saudi.
6. Masjid Kubah Emas
Nama asli masjid kubah emas ini adalah Dian Al Mahri. Selain sebagai tempat untuk beribadah, masjid ini juga dijadikan sebagai tempat berwisata dan tempat beristirahat para pengunjung.
Masjid Kubah Emas terdiri dari 5 kubah utama dan 4 kubah kecil dengan masing-masing dilapisi oleh emas setebal 2-3 mm. Sedangkan bagian dalamnya terdapat lampu kuningan berlapis emas dengan berat 2,7 ton. Dan puncak kubah dibuat dari lapisan emas murni mozaik 24 karat. Masjid unik dan mewah ini terdapat di Jalan Raya Meruyung, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat.


Arsitektur unik Masjid Kubah emas mengadopsi bentuk masjid di Timur tengah terutama pada bagian kubah, menara, halaman dalam serta hiasan elemengeometris dan obelistik yang kental dengan nuansa kebudayaan umat Islam. Pada bagian dalam tempat beribadah memiliki luas sekitar 45×57 meter, cukup untuk menampung jamaah sebanyak 8 ribu orang.
7. Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah
Berada di Desa Kauman, Kudus Jawa Tengah. Masjid Menara Kudus sangat direkomendasikan untuk kamu datangi, sebab tempat ibadah ini memiliki nilai sejarah tinggi bagi umat Islam. Dibangun pertama kali oleh Sunan Kudus dimana pondasi bangunannya menggunakan batu yang dibawa langsung oleh Sunan Kudus dari Kota Baitul Maqdis, Palestina.


Saat memasuki halaman Masjid Menara Kudus, jangan kaget jika kita melihat bentuk menaranya sama persis dengan candi umat Hindu. Begitupun dengan Gapura dan tempat berwudhunya. Karena memang di jaman Sunan Kudus era Majapahit, tempat ini mayoritas masyarakatnya masih beragama Hindu.
Selain dikenal dengan nama Masjid Menara Kudus, juga dijuluki dengan Masjid Al Aqsa dan Masjid Al Manar.
8. Masjid Cut Meutia, Jakarta
Dilihat dari perjalanan sejarahnya, Masjid Cut Meutia terhitung memiliki latar belakang yang panjang. Bermula dari penggunaan bangunan ini di masa penjajajahan belanda yang saat itu digunakan sebagai kantor arsitek belanda. Di masa lalu, bangunan kantor itu bernama NV De Bouwpleg. Ketika pertama kali dibangun, bangunan kantor itu merupakan gedung bertingkat pertama yang dibangun di daerah Menteng.
Selain sebagai kantor arsitek Belanda, ketika Jepang menginvasi Indonesia, dan setelah belanda hengkang. Gedung tersebut kemudian dialihfungsikan sebagai markas besar Angkatan Laut Jepang. Ketika Indonesia merdeka, bangunan gedung ini difungsikan sebagai kantor walikota Jakarta Pusat dan banyak lagi fungsinya dizaman setelah kemerdekaan, misalnya sebagai kantor PAM, Kantor dinas Urusan Perumahan Jakarta, hingga MPRS di zaman kepemimpinan AH. Nasution.
Selama 17 tahun berikutnya gedung bekas kantor arsitek Belanda itu difungsikan sebagai tempat Ibadah tanpa sebutan Masjid. Segalanya berubah ketika Gedung tersebut secara resmi difungsikan sebagai Masjid melalui SK Gubernur No. 5184 Tertanggal 28 Agustus, dan dinamai Masjid Cut Meutia dengan mengambil nama jalan terdekat di area Gedung Masjid.
Karena bangunan Masjid Cut Meutia merupakan bangunan warisan pemerintah colonial belanda, dengan sendirinya bangunan ini menjadi sebuah cagar budaya dan berada di bawah perlindungan Dinas museum dan sejarah sejak tahun 1961. Bentuk bangunan sama sekali tidak diperbolehkan dirubah, tetapi fungsi dan peruntukannya bisa disesuaikan.
Beberapa dekade yang lalu, tidak terdapat tempat parkir di areal depan Masjid Cut Meutia. Namun berkat upaya dari bapak Edi Nala Praya, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, taman di depan Masjid Cut Meutia kemudian dirombak menjadi sebuah halaman yang dijadikakn tempat parkir.
Ads :
Cari Tempat Menginap?
Sofyan Hotel Cut Meutia, Hotel Halal dengan konsep halal, fitrah, kinship, di Kota DKI Jakarta
Tersedia 4 Jenis Kamar Yang Variatif Untuk Anda
Tersedia berbagai paket dan promo
Hubungi :
CS Sofyan Hotel Cut Meutia
Jalan Cut Meutia No.9, Menteng,
Jakarta, Indonesia, 10330
Phone/WhatsApp :
+62 8119121256
Fax : +62 21 3902747
#halal
#halaltourism
#muslimfriendly
#mesjidcutmeutia
#hotelcikini
#cikini
#mesjidistiqlal
#stasiungambir
#stasiungondangdia
#gambir
#monas
#tim
#pasartanahabang
#tanahabang
#faktaseruseptember









