Selamat mengisi liburan Kerabat Sofyan. Buat kamu yang belum tahu liburan kemana, kamu bisa baca tulisan berikut ini. Eits, ternyata liburan tidak hanya menyenangkan tapi juga bisa berpahala lho? Mau tahu tips mengisi liburan yang syariah? Baca tulisan berikut.
Kerabat Sofyan mungkin sebagian dari kamu sudah pernah mendengar istilah halal tourism atau pariwisata halal. Kalau belum tahu, berikut sedikit infonya. Wisata halal sendiri merupakan bagian dari industri pariwisata yang merujuk pada aturan-aturan Islam, seperti makanan halal, non alkohol, kebersihan dan kenyamanan wisatawan, serta lainnya.
Wisata halal pun juga tidak ditujukan hanya untuk wisatawan Muslim tetapi juga non Muslim. Jadi, wisata halal bukan merupakan Arabisasi ataupun Islamisasi. Eits, dan satu lagi yang paling penting. Wisata halal tidak harus melulu dikaitkan dengan ziarah, masjid atau tempat religi lho. Bahkan kamu pun pergi ke kebun binatang sambil mentafakuri ciptaan Tuhan juga termasuk wisata halal.
1. Baca Basmillah di setiap Kesempatan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لاَ يُبْدَأُ فِيْهِ بِـ : بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ فَهُوَ أَبْتَرُ
“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan ‘bismillahirrahmanir rahiim’, amalan tersebut terputus berkahnya.” (HR. Al-Khatib dalam Al-Jami’, dari jalur Ar-Rahawai dalam Al-Arba’in, As-Subki dalam tabaqathnya).
Salah satu cara mengisi liburan yang syariah adalah dengan membaca basmallah di setiap kesempatan. Selain berpahala juga mendapat keberkahan dan perlindungan di sisi Allah SWT.
2. Berbagi Bingkisan atau Bekal
Salah satu keindahan Islam adalah berbagi atau bersedekah memberikan manfaat yang luar biasa. hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT .
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)”.
Membawa bingkisan dari rumah atau bekal untuk dibagikan di jalan kepada yang membutuhkan sangat menentramkan hati lho. Bukankah kita semakin bahagia jika menjadi sumber kebahagiaan orang lain?
3. Shalat Tepat Waktu
Cobalah Kerabat Sofyan ketika berwisata untuk menjaga sholat tepat waktu. Biasanya di tempat-tempat wisata sudah disediakan mushola atau masjid. Bahkan jika kamu berwisata di alam seperti gunung atau air terjun, kamu bisa menggelar sajadah di rerumputan untuk menikmati syahdunya sholat dhuha sambil diiringi gemericik suara air. Mantab bukan?!
Baca Juga:
Manfaat Shalat Dhuha
4. Menjaga Kebersihan Lingkungan
Salah satu ciri seorang muslim yang beriman adalah selalu menjaga kebersihan dirinya dan lingkungannya. Hal tersebut selalu dicontohkan oleh Rasulullah SAW semasa hidupnya. Beliau tidak pernah dijumpai sekalipun membuang sampah sembarangan, selalu tampih bersih dan menawan, serta tidak buang air secara sembarangan.
Kamu juga bisa lebih tahu lebih detil bagaimana pola hidup sehat yang diajarkan oleh nabi, di artikel berikut>
Ampuh Mencegah Sakit, Ini 8 Gaya Hidup Sehat ala Nabi
Cari Tempat Menginap?
Sofyan Hotel Cut Meutia, Hotel Halal dengan konsep halal, fitrah, kinship, di Kota DKI Jakarta
Tersedia 4 Jenis Kamar Yang Variatif Untuk Anda
Tersedia berbagai paket dan promo
Hubungi :
CS Sofyan Hotel Cut Meutia
Jalan Cut Meutia No.9, Menteng,
Jakarta, Indonesia, 10330
Phone/WhatsApp :
+62 8119121256
Fax : +62 21 3902747
#halal
#halaltourism
#muslimfriendly
#mesjidcutmeutia
#hotelcikini
#cikini
#mesjidistiqlal
#stasiungambir
#stasiungondangdia
#gambir
#monas
#tim
#pasartanahabang
#tanahabang









