Sejarah Menteng Cikini dan Budayanya

Sejarah Menteng Cikini dan Budayanya

Suka bepergian bolak-balik ke jakarta tapi belum kenalan sama daerah cikini?

Bisa-Bisa nyesel lho… Asli Nyesel!! hehe

Nah, biar ga nyesel dan makin nambah penasaran? berikut kami infokan tentang wilayah satu ini ya..

Sejarah Menteng Cikini dan Budayanya

Okeh jadi begini.. Sejarah Menteng Cikini dan Budayanya

Cikini merupakan sebuah kelurahan di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Daerah Cikini ini memiliki cerita sejarah yang sangat kental dan seru. Pada zaman Belanda, daerah Cikini menjadi destinasi tempat wisata yang paling terkenal, lho. Kebun Binatang Cikini menjadi pusat perhatian tersndiri di kawasan ini.

Konon ceritanya Sebelum didirikan bangunan Taman Ismail Marzuki, lahan-lahan itu digunakan sebagai Kebun Binatang Cikini sejak 1864. Selain itu, kolonial Belanda membangun kolam renang dan beberapa lapangan untuk tempat olahraga. Cikini menjadi objek wisata yang diminati banyak orang karena adanya taman dan kebun binatang pada zaman itu. Ngerih!!

Sejarah Cikini

Cikini memiliki sejarah yang cukup panjang mulai dari Kebun Binatang Cikini yang berubah menjadi Taman Ismail Marzuki hingga bangunan-bangunan yang masih bertahan seperti Toko Roti Tan Ek Tjoan.

Sejarah Menteng Cikini dan Budayanya

Penamaan Cikini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, namun masih ditulis dengan ejaan ‘Tjikini’. Setelah masa kolonial Belanda berakhir, kata ‘Tjikini’ diganti menjadi ‘Cikini’.Nama Cikini juga sudah dijadikan sebuah bait dalam syair lagu Betawi, yaitu “Cikini di Gondangdia, badan begini lantaran dia.”

Sejarah Menteng Cikini dan Budayanya

Dahulu, Cikini menjadi penyokong kawasan pemukiman daerah Menteng. Berbagai aktivitas tidak pernah sepi di sepanjang Jalan Cikini. Banyak hal yang dilakukan di sini, mulai dari diskusi politik, olahraga, pertunjukan seni, tempat berkumpul, hingga menonton film. Tak heran jika di kawasan ini terdapat banyak restoran dan kafe. Di sepanjang jalan Cikini, berjajar convenience store yang berdampingan dengan para pedagang kaki lima. Itulah gambaran suasana kawasan Cikini tempo dulu, tidak banyak yang berubah dari Cikini saat ini.

Gimana, Seru bukan?..

Budaya di Cikini

Jelas jika dilihat dar letaknya di pusat kota jakarta, Budaya yang sangat kental di kawasan Cikini adalah Betawi. Hal ini dikarenakan Cikini yang berlokasi di daerah Jakarta. Budaya Betawi memang tidak murni, melainkan adaptasi dari beberapa daerah yang ada. Dari segi bahasa pun terdengar seperti campuran bahasa Melayu asli dengan bahasa Sunda, Jawa, Cina, Arab sampai bahasa Belanda.

Busana adat pengantin Betawi juga diadopsi dari tradisi Cina. Dari segi musik, Betawi juga mengadopsi berbagai jenis musik dan ras. Sejarah Menteng Cikini dan Budayanya

Nah, Lalu apa saja wisata Kuliner dan objek wisata di Cikini? Makin Kepokan?

Yuk Klik artikel berikut tentang Wisata Kuliner di Menteng Cikini Jakarta Pusat atau klik disini. 

Baca Juga Artikel Berikut ini =>

1. Hotel di jakarta pusat bintang 3
3. Hotel Jakarta pusat Bintang 3 dekat statiun Gambir
4. Hotel Jakarta pusat bintang 3 dekat monas
5. Hotel Daerah Menteng Cikini Jakarta Pusat

Baca Juga :  Hotel Di Jakarta Pusat Bintang 3 Terbaik

You may also like