fbpx

News

Hotel dan Restoran Halal Berpotensi Besar – Sofyan Hotel | Halal Hotel

Hotel dan Restoran Halal Berpotensi Besar

LifestyleEdisi No. 25 Tahun VI || 21 Ags 2017 - 27 Ags 2017 Soleh Suaidi

Sofyan Hotel-Halal Hotel

Apa perbedaan antara hotel konvensional dengan halal?

Sebenarnya (fasilitasnya) hampir sama saja, tetapi kalau hotel halal ini mempunyai extended service untuk tamu Muslim,
yaitu yang pertama ada sertifikat halal di restorannya, yang kedua toiletnya itu water friendly, ada toilet shower,
lalu ada keran untuk wudu. Artinya, tamu enggak usah naik-naik ke wastafel kalau mau wudu. Jadi, untuk memudahkan ibadah,
ada jaminan halal untuk makanan dan minuman, water friendly wash room, serta segala macam hiburan sesuai dengan kebutuhan
gaya hidup halal.

Ada istilah hotel halal dan syariah. Apa bedanya?
Sama saja. Itu nama branding-nya saja. Dulu, waktu awal-awal pihak kementerian menggiatkan pariwisata syariah pada 2012,
dipakailah nama syariah karena ada yang namanya bank syariah. Setelah itu, pada 2015, diadakan FGD (forum group discussion)
dengan menteri yang baru, ketua ahli pemasaran, ahli branding, dan sebagainya. Lalu, direkomendasikanlah istilah pariwisata
halal, bukan syariah. Sebab, definisi syariah itu dirasa lebih mengarah ke hukum Islam. Nah, sedangkan pariwisata itu
lebih ke arah pelayanan dan hiburan. Makanya istilah halal lebih tepat untuk pariwisata.

Bagaimana perkembangan hotel halal di Indonesia?
Kalau saya melihat beberapa tahun terakhir sudah banyak pengusaha maupun pengelola hotel yang memenuhi konsep halal.
Hanya masalah sertifikasi yang masih jadi kendala.

Apakah sertifikasi halal itu sulit didapatkan?
Kalau sekarang, ada dua macam sertifikasi. Pertama, sertifikasi halal untuk restoran yang ada di hotel. Kedua,
sertifikasi mengenai hotel itu, apakah siap melayani wisatawan Muslim. Sertifikasi jasa usaha hotel dikeluarkan
Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara, sertifikasi restoran dikeluarkan oleh
Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI. Kalau menurut saya, sebenarnya enggak terlalu sulit
(untuk mendapatkan sertifikat). Kendalanya mungkin hanya karena ketidaktahuan para pelaku (hotel). Mungkin juga
sosialisasi mengenai kepengurusan sertifikat halal perlu ditingkatkan. Lalu, niat dari pelakunya sendiri yang mau
atau tidak (untuk melaksanakan sertifikasi). Biayanya pun enggak mahal.

Sofyan Hotel-Halal Hotel

Apa syarat untuk mendapatkan sertifikat?
Intinya, kalau untuk restoran misalnya, sudah pasti yang harus dicek adalah itemmenunya. Kemudian, bahan-bahan pembuatan
menu tersebut. Apakah semuanya sudah ada sertifikat halalnya atau tidak, lalu yang kedua proses pembuatannya.

Berapa pengunjung hotel halal setiap tahunnya?
Untuk hunian di tiap hotel halal hampir sama dengan hotel konvensional. Namun, data eksplisit mengenai tamu wisatawan
Muslim yang memang mencari hotel halal itu belum ada.

Di Indonesia, wilayah mana yang paling banyak memiliki hotel halal?
Paling banyak di Kepulauan Riau, seperti di Pulau Bintan. Sebab, di sana itu banyak tamu dari Malaysia dan Singapura.
Mereka ini merupakan tamu Muslim dan paling banyak minta “sijil” atau sertifikat halal di restoran. Jadi, pelaku usaha
itu sudah tahu kebutuhan tamu. Bahkan, mereka sendiri yang datang ke LPPOM-MUI untuk melakukan sertifikasi restorannya.

Apakah ini juga berlaku di provinsi yang mayoritasnya Muslim?
Justru di provinsi dengan mayoritas Muslim seperti Aceh itu ada program subsidi untuk sertifikasi halal. Mereka malah
merasa kalau banyak wisatawan Muslim yang tidak percaya kepada restoran, padahal gaya hidupnya sudah halal. Lalu,
seperti di Lombok, Alhamdulillah, gubernurnya sudah menyubsidi pertumbuhan sertifikasi hotel dan restoran.
Kesadaran ini cukup pesat di Lombok dan Sumatera Barat setelah adanya komitmen dari gubernur dan wakil gubernur
serta seluruh perangkat daerah untuk mengembangkan pariwisata halal sebagai lokomotif pengembangan ekonomi daerah.

Sofyan Hotel-Halal Hotel

Bagaimana jumlah sertifikasi halal untuk hotel dan restoran di Indonesia kalau dibandingkan dengan negara tetangga?
Kalau dibandingkan dengan negara tetangga, kita masih kalah. Singapura, misalnya, negara itu sudah memiliki 2.691
sertifikat halal untuk hotel dan itu sudah sejak tiga tahun yang lalu. Bahkan, soal jumlah sertifikat lebih banyak
di Singapura daripada Malaysia. Di sana juga enggak sampai dua ribuan. Kalau di Thailand, cuma mencapai ratusan saja.

Berapa target dari PHRI ke depan untuk melakukan sertifikasi hotel dan restoran?
Itu sesuai dengan kebutuhan daerahnya untuk mengembangkan pariwisata halal sesuai dengan target kebutuhan wisatawan
Muslim yang akan masuk ke destinasi tersebut. Contohnya, kalau di Provinsi NTB, pada 2015 targetnya 100 sertifikat halal
untuk hotel dan 300 untuk restoran. Kemudian, pada 2016 ada sekitar 300-an.

Sumber : http://www.sindoweekly.com

#halal
#halaltourism
#muslimfriendly
#mesjidcutmutia
#hotelcikini
#cikini
#mesjidistiqlal
#statsiungambir
#statsiungondangdia
#gambir
#monas
#tim
#pasartanahabang
#tanahabang

Transit di Hotel Cuma 200 Rb – Hotel Sofyan Betawi

Transit di Hotel Cuma 200 Rb – Hotel Sofyan Betawi

pusing nunggu lama di Stasiun Gambir?, nunggu lama disana nanggung mau pergi kemana? daripada nunggu disana mending istirahat di Sofyan Hotel Betawi yuk!!. nikmati paket Hotel Sofyan bukan mulai dari 200 ribu. tapi, cuma Rp 200.000, dapet makan, dapat wi-fi, dapat mandi air panas, ga perlu pusing-pusing ada berisik kereta ,dan lain-lainnya. jarak hotel sofyan betawi ke stasiun gambir cukup

Read More