Hari Cokelat Sedunia

Siapa yang tidak menyukai makanan yang satu ini? Ya, Cokelat. Dilihat dari sejarahnya, cokelat pertama kali dikonsumsi pada tahun 1900 SM dan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan dan budaya suku Aztec dan Maya.

Bangsa Eropa kemudian mencampurnya dengan susu dan gula. Pada masa revolusi industri, cokelat kemudian diproduksi massal.

Sejak itu, era kejayaan cokelat dimulai di Eropa dan seluruh dunia. Tidak heran Eropa dikenal dengan pabrik cokelat berkualitas tinggi. Sudah menjadi kebiasaan pula jika oleh-oleh terbaik dari Eropa adalah aneka macam cokelat.

Kini, coklat tak hanya dikonsumsi dalam bentuk batangan. Ada banyak jenis makanan dan minuman berbahan coklat yang bisa Anda nikmati.

Di balik rasanya yang nikmat, coklat menyimpan fakta unik yang tak banyak orang ketahui lho! Apa saja? Yuk, kita lihat fakta unik coklat berikut ini.

 

1. Kandungan Flavonoid pada coklat ternyata dapat mengurangi kemungkinan kulit terbakar akibar sinar matahari.

2. Untuk mengurangi resiko serangan jantung, Anda tak perlu ragu untuk konsumsi coklat. Kandungan flavonoidnya dapat menurunkan tekanan darah yang dapat memicu serangan jantung.

3. Stress? Anda bisa redakan dengan konsumsi coklat. Sebuah penelitian yang dilakukan di Swiss menunjukkan hormon stress pada tubuh manusia menurun ketika memakan satu buah coklat setiap hari dalam dua minggu.

4. Coklat juga dipercaya dapat memberikan efek positif pada janin. Ibu hamil yang suka makan coklat akan membuat anak yang dikandung menjadi bahagia dan periang.

5. Tak perlu takut makan coklat karena khawatir gemuk! Karena coklat murni dapat menurunkan berat badan lho!

6. Kandungan flavonoid dapat membantu aliran darah ke otak hingga 3 jam dan berdampak pada kerja otak lebih cerdas.

7. Sering mengkonsumsi coklat dipercaya juga dapat memperpanjang umur. Sebuah riset membuktikan pria yang sering makan coklat memiliki umur yang lebih panjang dan terlihat awet muda dibandingkan mereka yang tidak makan coklat.

Meski awalnya cokelat berasal dari Amerika, saat ini produksi cokelat terbesar di dunia ada di Afrika, yaitu Pantai Gading (Cote d’Ivory), yang menguasai 30 persen pasar cokelat dunia. Namun, Anda mungkin belum tahu bahwa cokelat dengan kualitas terbaik justru berasal dari Indonesia. Eksistensi cokelat Indonesia, khususnya Jawa sudah ada sejak 1568.

“Kakao ditemukan jauh sebelum kopi. Kalau biji kopi ditemukan di Ethiopia pada abad ke-10, kakao sudah ditemukan 3.000 tahun yang lalu oleh Suku Olmec di Meksiko,” kata Mervyn Pereira, Principal dari Chocolate School by Tulip.

Pada tahun 1568, kakao dibawa dari Caracas (Venezuela) melintasi Samudera Pasifik menuju Kepulauan Maluku. Kemudian pada 1696, Dutch Governor Malabar (India) mengirimkan bibit kopi Arabika dari Maluku ke Batavia.

Produksi kopi di Batavia dimulai pada 1781. Mervyn mengatakan, perkebunan kopi terletak di Depok serta area yang kini terkenal sebagai Pondok Kopi. Pada 1781, kopi dari Batavia mulai diekspor ke luar negeri.

Pada 2015 Indonesia menempati peringkat ke-3 penghasil cokelat di dunia. Peringkat pertama adalah Cote d’ Ivoire (Afrika), kemudian Ghana, Indonesia, Nigeria, Kamerun, dan Brasil.

Namun sayangnya, dibanding kopi, “gaung” cokelat asli Indonesia tidak terlalu terdengar oleh masyarakat dalam negeri. Padahal sejarah dan eksistensi keduanya di Indonesia sangat bersinggungan.

“Warga kita sudah akrab dengan kopi Indonesia, namun belum dengan cokelat. Kita mungkin hafal daerah mana saja yang jadi penghasil kopi populer, Toraja, Aceh Gayo, Mandailing, Bali, Papua. Namun bagaimana dengan kakao?” kata Mervyn.

Oleh karena itulah, penting bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk mengetahui potensi cokelat terutama asal Jawa. “Cokelat Jawa itu sangat terkenal di luar negeri. High grade dan harganya sangat tinggi,” katanya. []

Sumber: Halalifestyle

Hubungi :

CS Sofyan Hotel Cut Meutia

Jalan Cut Meutia No.9, Menteng,
Jakarta, Indonesia, 10330

Phone : +62 21 3905011,
WhatsApp : +62 8119121236

Fax : +62 21 3902747

#halal
#halaltourism
#muslimfriendly
#mesjidcutmutia
#hotelcikini
#cikini
#mesjidistiqlal
#stasiungambir
#stasiungondangdia
#gambir
#monas
#tim
#pasartanahabang
#tanahabang
#KeretaBandarasoekarnohatta

Baca Juga :  Kuliner Lezat di Daerah Cikini, Jakarta Pusat, Enaknya Gak Ketulungan

You may also like

Leave a comment