Dok P3Halal

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata (P3) Halal Kementerian Pariwisata Riyanto Sofyan memberikan presentasi tentang 10 Bali Baru dan destinasi wisata halal di Indonesia, di Hilton Hotel, Xi’an, Provinsi Shaan Xi, China, Senin (4/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia melakukan promosi wisata  halal ke China, 3-9 September 2017. Kegiatan yang dinamakan Indonesia Sales Mission itu digelar di Xi’an (4/9),  Yinchuan (5/9),  dan Beijing (7/9).

“Industri halal Tiongkok dan komunitas Muslim Tiongkok antusias menyambut Indonesia Sales Mission di Xi’an, Yinchuan dan Beijing, Tiongkok, 3 – 9 September 2017,” kata Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata (P3)  Halal Kementerian Pariwisata Riyanto Sofyan kepada Republika.co.id, Ahad (10/9).

Riyanto yang menjadi ketua tim delegasi Indonesia Sales Mission tersebut menambahkan, tokoh-tokoh yang hadir dalam rangkaian acara tersebut antara lain,  Tie Qunping (presiden Shaan Xi Halal Food Chamber of Commerce),  Arafat Al- Harahsheh (chairman Arab Businessmen Forum in China),  Ahmed Al-Yafie (chairman Arab Communities in China),  Jummah Wang (Ningxia Muslim Association) dan  Nurundin N.H. Ting (Ning Xia Barakah Group Holdings). “Acara ini melibatkan 9 sellers dan lebih dari 60 buyers di tiap kota,” ujar Riyanto.

Adapun nara sumber yang tampil adalah Riyanto Sofyan yang memberikan sambutan dan presentasi tentang 10 Bali baru dan beberapa destinasi wisata halal Indonesia. Juga tampil Sintia C. Saeh (sekretaris 3 KBRI Beijing) yang  memberikan sambutan pada saat Media Gathering di Beijing. Selain itu,  Zack (perwakilan Garuda Indonesia di Beijing, yang  memaparkan mengenai profil perusahaan Garuda Indonesia serta beberapa rute dari Tiongkok ke Indonesia).

Riyanto menjelaskan, acara Indonesia Sales Mission  di Cina bertujuan untuk  mengembangkan pemasaran wisata halal untuk sejumlah destinasi di Indonesia dan destinasi 10 Bali baru, dalam meningkatkan jumlah wisatawan Tiongkok Daratan ke Indonesia. Utamanya wisatawan Muslim dari Tiongkok Daratan.

“Diharapkan dengan mengadakan Sales Mission di kota-kota Tiongkok Daratan yang kental dengan komunitas Muslim-nya, dapat membantu untuk mencapai target kunjungan wisman dari Tiongkok Daratan sekitar 1,9 juta untuk  tahun 2017 ini. Terlebih Tiongkok akan merayakan  Golden Week minggu pertama di bulan Oktober, libur bersama secara nasional di seluruh dataran Tiongkok,” paparnya.

Ia menyebutkan, ada sejumlah hal yang menarik dari forum tersebut.  Pada tanggal 4 September 2017, di sela – sela Sales Mission, diadakan pertemuan dengan Presiden Shaan Xi Halal Food Chamber of Commerce (Kamar Dagang Produk Makanan Halal Provinsi Shaan Xi), Tie Qunping di Hilton Hotel, Xi’an, Provinsi  Shaan Xi, China. Berdasarkan pertemuan tersebut, Tie Qunping sangat berminat untuk bekerja sama dalam meningkatkan jumlah wisatawan Muslim Tiongkok ke Indonesia.

Hal tersebut akan ia  lakukan dengan mengajak dan mendorong lebih dari 300 perusahaan dan Asosiasi Industri Halal di seluruh Tiongkok yang sudah terafiliasi dengan Shaan Xi Halal Food Chamber, untuk  berwisata ke Indonesia.

“Walaupun populasi di Xi’an termasuk kecil, namun para penduduknya memiliki daya beli yang cukup besar di antara provinsi lainny. Hal ini disebabkan  Xi’an merupakan titik awal jalur sutera yang memicu perkembangan kota tersebut dan Tiongkok secara keseluruhan,” tuturnya.

Pada tanggal 5 September 2017, di sela – sela Sales Mission, diadakan pertemuan dengan Arafat Al-Harahsheh, chairman Arab Businessmen Forum In China di Wanda Realm Hotel, Yinchuan, Provinsi Ningxia, China. Asosiasi tersebut terdiri dari pengusaha-pengusaha dari berbagai negara seperti Saudi Arabia, Qatar, Oman, dan lain-lain yang tinggal di Tiongkok. Berdasarkan pertemuan tersebut, kata Riyanto, dapat disimpulkan, Arafat dan asosiasinya sangat berminat untuk mengunjungi Indonesia, terutama Lombok.

“Selain mendatangkan buyers yang sudah diundang, Tim P3 Halal berhasil mendatangkan 30-40 buyers tambahan melalui Arab Businessmen Forum In China dan Ningxia Muslim Association (Asosiasi warga Muslim di Ningxia),” ungkap Riyanto.

Hal lainnya, interview dengan Beijing Kids pada tanggal 7 September 2017, tepatnya pada saat Sales Mission yang diadakan di Grand Hyatt Hotel, Beijing. Beijing Kids merupakan media berita lokal yang memuat konten-konten Family – Friendly Tourism. “Pihak Beijing Kids sangat tertarik dengan 10 Bali Baru dan destinasi wisata halal di Indonesia  yang dianggap akan menjadi potensi besar bagi Indonesia,” ujarnya.

Dari rangkaian forum Indonesia Sales Mission tersebut, kata Riyanto, dapat disimpulkan antusiasme industri halal Tiongkok serta komunitas Muslim Tiongkok dapat sangat dirasakan dengan berhasilnyaTim P3Halal Kemenpar memasilitasi kerja sama antara industri pariwisata halal Indonesia dengan beberapa Asosiasi Industri dan Kamar Dagang Halal Tiongkok dan beberapa Organisasi Komunitas Muslim Tiongkok di Xi’an, Yinchuan dan Beijing, di sela-sela pelaksanaan Sales Mission tersebut.

Kerja sama yang terjalin ini mewakili lebih dari 300 perusahaan yang fokus kepada bisnis halal dan jutaan keluarga Muslim Tiongkok, yang biasanya mengetahui Malaysia sebagai destinasi wisata halalnya.  “Pada Sales Mission ini mereka sangat tertarik dengan pengembangan destinasi 10 Bali baru serta beberapa destinasi wisata halal,” papar Riyanto.

Riyanto mengemukakan, sesuai arahan Menteri Pariwisata Arief Yahya,  program Sales Mission ini adalah cara yang tepat dari hard selling activities Kemenpar selain untuk memperkenalkan 10 Bali Baru dan juga destinasi wisata halal kepada  langsung ke target pasar di kota-kota dengan populasi Muslim yang cukup tinggi.

“Beberapa kerja sama yang telah dijalin dan difasiltasi oleh Tim P3 Halal dengan beberapa Asosiasi Industri dan Kamar Dagang Halal Tiongkok dan beberapa Organisasi Komunitas Muslim Tiongkok, diharapkan dapat berkontribusi dalam pencapaian target Wisatawan dari Tiongkok Daratan sekitar 1,9 juta pada tahun 2017 ini,” tutur Riyanto Sofyan.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/wisata-halal

 Red: Irwan Kelana

Transit di Hotel Cuma 200 Rb – Hotel Sofyan Betawi

pusing nunggu lama di Stasiun Gambir?, nunggu lama disana nanggung mau pergi kemana? daripada nunggu disana mending istirahat di Sofyan Hotel Betawi yuk!!. nikmati paket Hotel Sofyan bukan mulai dari 200 ribu. tapi, cuma Rp 200.000, dapet makan, dapat wi-fi, dapat mandi air panas, ga perlu pusing-pusing ada berisik kereta ,dan lain-lainnya. jarak hotel sofyan betawi ke stasiun gambir cukup

10 menit sudah sampai ( kurang lebih 5 KM aja ). dalam paket ini tersedia 3 kamar single dengan luas kamar 14 m2 dan harga yang  flat untuk 2017.

Hotel Sofyan Betawi merupakan hotel halal bintang 3* dilengkapi dengan 90 kamar, dan dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti, ruang pertemuan, ruang gym, coffe shop 24 jam, dan musholla. tersedia beberapa kamar lainnya untuk promo kamar lainnya cek disini.

Pelayanan kami 24 jam daripada mikir lagi mau dimana mending  buruan yuk kontak kami di  +62 8119121236 (wa only). atau reservasi di 021- 3905011

 

 

Apa itu Halal Tourism?

 

Halal Toursim adalah salah satu sistem pariwisata yang di peruntukan bagi wisatawan Muslim yang pelaksanaanya mematuhi aturan Syariah.Dalam hal ini hotel yang mengusung prisip syariah tidak melayani minuman beralkohol dan memiliki kolam renang dan fasilitas spa terpisah untuk pria dan wanita.

Peluncuran wisata halal bertepatan dengan kegiatan Indonesia Halal Expo (Indhex) 2013 & Global Halal Forum yang digelar pada 30 Oktober-2 November 2013.Peluncuran ini dilakukan oleh Esthy Reko Astuti, Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf.

Kemenparekraf menetapakan sembilan destinasi wisata halal di indonesia. Sembilan destinasi tersebut, di antaranyaSumatera Barat, Riau, Lampung, Jakarta, Banten, JawaBarat, Jawa Timur, Lombok, dan Makassar. Diharapkan,dengan di luncurkannya wisata halal ini dapat menjadikan Indonesia destinasi yang ramah bagi turis Muslim. Bukan hanya destinasi wisata, fasilitas yang menunjangnya harus sesuai standar halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wisata Halal Bukan Hanya Wisata Ziarah

Berbicara tentang wisata halal bukan hanya wisata ketempat-tempat wisata religi atau ziarah saja, melainkan lebih ke pada pelaksanaanya yang mengedepankan pelayanan berbasis standar halal umat muslim, seperti penyedian makanan halal dan tempat ibadah. Informasi mesjid terdekat, dan tidak adanya minuman beralkohol dihotel tempat wisatawan menginap. Indonesia sebenarnya sudah lama bisamenjadi destinasi wisata halal,seperti Malaysia atau negara-negara TimurTengah. Sayang, kurangnya promosi dari pelaku industri wisata menyebabkan perkembangan wisata halal tersendat.

Kemenparekraf pun akan melakukan pelatihan dan sosialisasi mengenai wisata halal pada empat jenis usaha pariwisata, yaitu hotel, restoran, biro perjalanan, dan Spa. Kemenparekraf turut melakukan sosialisasi dengan organisasi-organisasi pelaku pariwisata di Indonesia, misalnya PerhimpunanHotel & Restoran Indonesia (PHRI) dan Association of theIndonesia Tours and Travel (ASITA). Dalam hal sertifikasi halal dalam produk pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI meyakinkan bahwa wisata halal akan menjadi pilihan hidup masyarakat dunia.

Bukan Hanya Untuk Wisatawan Muslim

halal tourism mengedepankan produk-produk halal danaman dikonsumsi turis Muslim. Namun, bukan berarti turis non-Muslim tidak bisa menikmati wisata halal . Bagi turis Muslim, wisata halal adalah bagian dari dakwah. Bagi yang non-Muslim, wisata halal dengan produk halal ini adalah jaminan sehat. Karena pada prinsipnya, implementasi kaidah halal itu berarti menyingkirkan hal-hal yang membahayakan bagikemanusiaan dan lingkungannya dalam produk maupun jasa yang diberikan, dan tentu memberikan kebaikan atau kemaslahatan secara umum, sesuai dengan misi RisalahIslamiyah yang bersifat Rahmatan Lil-‘Alamin. Sistemsyariah, mengajarkan manusia hidup tenang, aman dan sehat, seperti tidak menyediakan minuman beralkohol, hiburan yang jauh dari kemaksiatan dan keamanan dalam sistem keuangan.

Potensi Pasar Yang Besar

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata halal mengingat sebagian besar penduduknya adalah Muslim dan adanya faktor pendukung seperti ketersediaan produk halal. Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, secara alami budayanya telah menjalankan kehidupan bermasyarakat yangIslami, sehingga disebagian besar wilayahnya yang merupakan destinasiwisata telah ramah terhadap Muslim Traveller. Terkaitkebutuhan umat muslim dunia, dari 6,8 milyar lebih penduduk dunia, tercatat tidak kurang dari 1,57 milyaratau sekitar 23% adalah muslim. Bahkan di Indonesia, penganut Islam diperkirakan mencapai angka 203 juta jiwa atau sekitar 88,2% dari jumlah penduduk.

Hal ini merupakan potensi bagi pengembangan wisata halal, misalnya dengan menciptakan paket-paket wisata halal di destinasi pariwisata Indonesia.Menurut penelitian dari Crescentrating, pengeluaran wisatawan muslim dalam suatu perjalanan wisata sangat tinggi, dapat dibayangkan uang yang dihabiskan wisatawan muslim di dunia pada tahun 2011 mencapai126 milyar dolar AS atau setara Rp 1.222,1 Triliun. Angka ini dua kali lebih besar dari seluruh uang yang dikeluarkan oleh wisatawan Cina yang mencapai 65 miliar dolar AS atau setara Rp 630 Triliun.

Target kita wisatawan dariTimur Tengah, Afrika Selatan, Asia, China, India, danEropa Menurut Dirjen Pemasaran Pariwisata, Esthy Reko Astuti,untuk memenuhi kebutuhan tersebut pemerintah mencoba mengembangkan dan mempromosikan usaha jasa di bidang perhotelan, restoran, biro perjalanan wisata, danSPA di 12 destinasi wisata halal di Indonesia antara lainAceh, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Banten, Jakarta,Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB serta SulawesiSelatan.

Kedua belas destinasi tersebut merupakan proyek percontohan dan tidak menutup kemungkinan diperluas ke destinasi lainnya di Indonesia.

Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, hotel syariah masih memiliki ruang besar untuk tumbuh di Indonesia. Tahun lalu, pertumbuhan hotel syariah di Indonesia mencapai 10 persen.

“Memang belum banyak, baru di beberapa daerah aja. Walaupun permintaan itu ada,” katanya kepada Republika.co.id, Senin (2/1).

Ia menjelaskan, pertumbuhan hotel tersebut masih berfokus di beberapa titik destinasi wisata halal seperti Lombok. Hal ini sejalan dengan ditetapkannya Lombok sebagai salah satu destinasi halal terbaik dunia. Ia mengatakan, pertumbuhan hotel syariah tersebut ada yang merupakan pembangunan hotel berkonsep syariah baru maupun konversi hotel konvensioanl. “Relatif banyak yang mengkonversi,” ujarnya.

Sementara pertumbuhan hotel konvensional untuk saat ini dinilai harus ditahan. Hariyadi mengungkapkan saat ini banyak investor yang menahan diri di sektor hotel konvensional tersebut. Sebab, diakui Hariyadi, jumlah hotel yang ada tidak sesuai dengan permintaan. “Banyak hotel yang ditunda pembangunannya, jadi mencari keseimbangan baru dulu,” ujar dia.

Ia mengatakan, saat ini kondisi hotel konvensional di Indonesia sudah cukup ideal dengan 507 ribu unit kamar, baik berbintang maupun tidak. Namun angka tersebut di luar Airbnb. Jumlah tersebut bahkan menurut Hariyadi merupakan yang terbesar di ASEAN.

 

( Sumber : republika.co.id )

Indonesia Travel and Tourism Award

Alhamdulillah. Pada 14 Desember 2016, Hotel Sofyan Betawi meraih penghargaan, pada kategori “ Indonesia Leading Halal Competance Hotel ”. Penghargaan ini diraih oleh Hotel Sofyan Betawi atas keberhasilannya dalam menjaga konsep hotel syariah dan juga dalam hal kualitas pelayanannya terhadap konsumen-konsumen dari Hotel Sofyan Betawi.

Atas nama manajemen dan seluruh karyawan, kami ucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas dukungan Anda.

 

 

Liburan Dadakan Sambil Wisata Kuliner Unik Ke Bandung!

Semakin padatnya kota Jakarta, membuat para penduduknya semakin capek untuk menjalankan aktifitas sehari-harinya seperti bekerja. Karena hal itu sekarang ada tren baru yang biasa dilakukan oleh orang-orang Jakarta untuk mengusir rasa penatnya, tren tersebut dinamakan oleh liburan dadakan atau juga biasa disebut dengan short getaway. Ada banyak referensi kota-kota di Indonesia yang bisa anda jadikan destinasi untuk liburan singkat anda, namun kali ini, kami hanya akan membahas dua kota, yang sebenarnya sudah terlalu mainstream untuk anda kunjungi, namun pesona dari kedua kota ini tidak pernah pudar. Kota apakah itu? Yang kami maksud adalah tidak lain dari Kota Bandung.

Bandung atau yang dikenal sebagai Kota Kembang, sudah tidak asing lagi bagi warga Jakarta. Hal ini disebabkan karena akses transportasi dan akomodasi beraneka ragam, sehingga mempermudah orang-orang Jakarta yang ingin berpergian ke Bandung serta membuat kota ini mudah untuk di jangkau. Banyak tempat-tempat yang bisa anda kunjungi, jika anda menjadikan kota Bandung ini sebagai tempat untuk liburan singkat anda. Tempat-tempat yang biasanya disajikan tidak pernah jauh-jauh dari kuliner dan pemandangan alam yang indah. Namun kali ini, kami akan membahas 3 kafe dan restoran di Bandung dengan view yang sangat indah dan konsep arsitektur super unik sebagai  referensi short getaway Anda.

1. Lereng Anteng

la2

Dengan konsep panoramic coffee place, tempat ini berbeda dengan tempat makan di sekitar punclut. Lereng Anteng, diberi nama begitu karena berlokasi di Lereng Cimbuleuit dan anteng yang berasal dari bahasa sunda. Kata anteng ini bertujuan untuk membuat para pengunjung bisa menikmati dan betah dengan suasana di Lereng Anteng dengan nuansa Cimbuleuit yang sejuk dan tempat yang nyaman. Lereng Anteng baru saja dibuka untuk umum sejak 1 Juni 2016. Pembangunannya sejak Februari 2016. Menempati luas sekitar 500m2, Lereng Anteng apik dengan konsep yang sangat unik. Terbagi menjadi beberapa bagian tempat, yaitu indoor, semi outdoor, dan outdoor.

la1

Outdoor berada di lereng tebing Pager Maneuh dilengkapi dengan kursi-kursi kayu dan 5 buah tenda transparant. Sedangkan semi outdoor, dengan pemandangan langsung bukit Punclut dilengkapi dengan meja-meja kayu dan bean bag lucu. Sedangkan indoor dilengkapi dengan bean bag dan khusus untuk no smoking area yang berdekatan dengan kasir dan order place. Lereng Anteng dibuka untuk umum setiap hari yang bisa menampung 75 s/d 80 orang saja. Untuk weekday, Lereng Anteng buka dari jam 08.00 s/d 22.00 WIB. Sedangkan weekend, Lereng Anteng buka dari jam 08.00 s/d 23.00 WIB.
( Sumber : www.infobdg.com)

2. Armor Kopi

armor-kopi

 

Apa rasanya ya ngopi ditengah hutan dengan konsep café? Nah, ini dia yang akan Wargi Bandung rasakan di Armor Kopi Bandung. Armor Kopi merupakan singkatan dari Arabika Multi Origin. Tempatnya tak terlalu besar dan sederhana, namun rumah kayu ini terasa sangat berbeda dengan penataan jendela kaca, meja dan kursi yang serba kayu dan Wargi Bandung bisa menikmati view TAHURA (Taman Hutan Raya Djuanda Dago).

dsc_7407

Armor berada di parkiran Taman Hutan Raya Djuanda Dago, cuaca  dingin serta pemandangan alam indah akan membuat ngopi-mu menjadi hal yang menyenangkan, ditambah lagi suasana rumah ala kayu di pegunungan yang membuat menjadi tempat nongkrong yang istimewa hingga malam menjelang.

( Sumber : www.infobdg.com)

3. Maja House

maja-house

Apabila ingin menikmati acara makan sambil menyaksikan keindahan kota kembang, datang ke Maja House Bandung merupakan pilihan yang sangat pas. Resto ini menyatu dengan Hotel Stevie G yang berlokasi di Jalan Sersan Bajuri No. 5B. Sedangkan Maja House sendiri terdiri dari tiga lantai, namun yang digunakan sebagai area tempat makan terletak di lantai tiga atau paling atas.

cc19f92459c1175ef839c7723740c9d9

Di lantai tiga inilah wisatawan dan pengunjung bisa duduk bersantai baik di kursi atau secara lesehan pada sandaran yang bentuknya hampir mirip dengan kasur berukuran tebal, sehingga terasa lebih nyaman. Apalagi tempat duduknya berupa panggung memiliki ukuran yang lebih tinggi, menjadikan arah pandangan mata makin bertambah luas.

( Sumber : www.sebandung.com)

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai ketiga tempat tersebut, anda bisa kunjungi laman-laman tersebut yang kamijadikan referensi, atau mencari situs-situ dan blog-blog mengenai tempat-tempat tersebut.

Jika memang anda memiliki rencana untuk berkunjung Bandung dan , kami memiliki satu referensi akomodasi yang memiliki konsep travel syariah, hotel syariah, family friendly hotels, dan Muslim friendly hotels.

Ya anda mungkin sudah sering dengar hal-hal tersebut, yaitu Amicale tour and travel,dan Sofyan hotels. Kedua perusahaan ini bergerak dibidang jasa dimana Amicale bergerak dibidang jasa biro perjalanan yang akan memberikan kenyamanan anda selama berpergian dan Sofyan Hotels bergerak dibidang jasa perhotelan yang akan memberikan kenyamanan anda pada saat menginap di kota-kota tersebut, untuk informasi lebih lanjutnya anda bisa langsung mengunjungi website kami di www.amicale.com dan www.sofyanhotels.com. Jadi tunggu apalagi segera siapkan semua barang-barang , serta kunjungi website kami untuk memastikan semua akomodasi yang akan kita gunakan selama berliburan, kami akan menjamin kenyamanan dan keselematan anda selama berliburan, and don’t forget to have fun!.

weekend-ala-anak-mudaWeekend atau akhir pekan merupakan waktu yang paling ditunggu tunggu oleh semua orang, terutama anak muda Indonesia yang tinggal di Jakarta. Banyak sekali aktivitas weekend yang bisa dilakukan anak muda pada umumnya. Penasaran? Mari kita ulas tempat – tempat atau aktivitas weekend ala anak muda di Jakarta, khususnya Jakarta Pusat!

1. Car Free Day

car-free-day-kota-bogor-pindah-ke-jalan-sudirman-grlshnyj67

Car free day (CFD) adalah hari bebas kendaraan bermotor kalau di artikan dalam bahasa Indonesia. Kini Car Free Day mulai di garap di kota besar Indonesia dan memang targetnya ada di daerah padat kendaraan yang juga padat polusi. Contohnya seperti, Jakarta, Serang, Bandung, Solo, Surabaya dan kota-kota besar lainnya. Pada hari itu kendaraan bermotor dilarang masuk kawasan tertentu, jadi cuma pejalan kaki dan biker sepeda yang bisa masuk.

dsc07448

Lalu lalang kendaraan bermotor di kawasan yang menjadi area CFD akan diganti dengan dominasi sepeda ontel. Senam aerobik di jalan raya, sepak bola di jalan raya, sampai makan dan minum di tengah jalan. Aktivitas yang tidak mungkin dilakukan di pusat kota bila lalu lintas dalam keadaan normal bisa dilakukan setiap hari minggu di sekitar ibukota.

15bfa435-28a1-4bc6-b479-c42ba54353c3

Berikut ini daftar ruas jalan di Jakarta yang melayani HBKB (setiap hari Minggu dari pukul 06.00 sampai 11.00):

  1. Seluruh kota administratif (ward)/tingkat provinsi: Jl. Jenderal Sudirman sampai dengan Jl. M.H. Thamrin (dari persimpangan Thamrin-Medan Merdeka Barat sampai dengan Bundaran Senayan)
  2. Jakarta Barat: Kota Tua Jakarta
  3. Jakarta Timur: Jl. Pemuda (dari persimpangan Arion sampai dengan persimpangan Pemuda-Bekasi Raya)
  4. Jakarta Selatan: Jl. Lenteng Agung Timur
  5. Jakarta Utara: Jl. Boulevard Kelapa Gading (dari bundaran La Piazza sampai dengan tugu Summarecon)

2. Taman Suropati

Taman ini merupakan pusat kawasan Menteng, berada tepat di antara pertemuan tiga jalan utama, yaitu Jalan Teuku Umar, Jalan Diponegoro, dan Jalan Imam Bonjol. Bertepatan di Jl. Taman Suropati RT.05 / RW.05, Menteng, Taman Suropati menjadi taman yang rindang dan dihiasi dengan patung-patung karya pematung dari negara-negara pendiri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.

Jika berkunjung ke malam hari, khususnya weekend, bakal disuguhkan aksi seniman jalanan. Yang menarik ada semacam pertunjukan band indie lokal, yang disertai parade biola dengan suara yang merdu Jika kita menyeberang ke tengah jalan terdapat patung Pangeran Diponegoro sedang menunggang kuda. Di taman yang cukup legendaris ini, terdapat hamparan bunga yang sangat eksotis, terutama sore hari dengan air mancur yang menambah kesejukan layaknya bukan sedang berada di Jakarta.

3. Taman Situ Lembang

Tidak jauh dari taman suropati, terdapat taman kota yang tidak kalah teduh dan asri, yaitu Taman Situ Lembang, bertepatan di Jl. Lembang Terusan D-59, Kec. Menteng, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910. Taman ini merupakan salah satu taman tertua di Jakarta dan memiliki danau kecil yang airnya berasal dari sumber air alam. Di taman ini terletak fasilitas arena pemancingan, trek lari, dan arena permainan anak. Taman Situ Lembang dikelilingi oleh rumah-rumah di kawasan elite Menteng. Taman ini merupakan salah satu taman tertua di Jakarta dan memiliki danau kecil yang airnya berasal dari sumber air alam. Di taman ini terletak fasilitas arena pemancingan, trek lari, dan arena permainan anak. Taman Situ Lembang dikelilingi oleh rumah-rumah di kawasan elite Menteng.

4. Taman Menteng

Satu lagi taman yang kerap kali dikunjungi anak muda di Jakarta. Taman Menteng adalah sebuah taman yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya di Jl. HOS. Cokroaminoto, Menteng, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Taman ini dulunya ditempati oleh Stadion Menteng. Sebuah taman yang berdiri di atas tanah seluas ± 2 Hektar memang sangat disarankan bagi Anda yang ingin sekedar mencari tempat untuk merefresh pikiran, atau bahkan sekedar nongkrong dengan teman-teman. Taman Menteng ini awalnya dibuka hingga 24 jam, namun mengingat banyak protes dari mayarakat di sekitar wilayah Taman Menteng ini, karena aktivitas yang berada di taman tersebut, maka pada akhirnya di bulan Juni 2009 ditetapkan jam operasional Taman Menteng dari pukul 05.00 hingga 22.00 wib saja.

Taman Menteng memang dibuat senyaman mungkin dan lengkap jadi disini tidak hanya taman seperti biasa aja, suasananya pun berbeda  dari taman-taman yang lain terutama pohon-pohon yang rindang disekitar tamannya, membuat taman ini banyak dikunjungi oleh orang banyak karena memang kondisinya yang nyaman dan tenang sekali. Untuk sekedar ngobrol, piknik, ataupun jogging itu sangat pas untuk dilakukan di Taman yang berada di tengah hiruk pikuk kota Jakarta yang amat sangat padat.

Salah satu fasilitas yang menjadi sorotan publik di Taman Menteng adalah rumah kacanya yang sangat menarik untuk didatangi orang-orang yang berkunjung kesana. Rumah kaca ini dulunya berfungsi untuk pembibitan tanaman yang ada disekitar taman, namun sekarang beralih fungsi dan bisa dijadikan tempat seperti pameran, ataupun seni lainnya.

Disamping rumah kaca, terdapat fasilitas wifi yang digemari para remaja untuk mengakses jejaring sosialnya dan ada juga beberapa fasilitas seperti lapangan futsal, volly, basket, musholah, jogging track, arena bermain anak, dan toilet yang bersih serta terawat.

 

5. Kineforum

Suka nonton bioskop? Bosan dengan film – film yang itu – itu saja? Kineforum hadir di Jl. Cikini Raya Taman Ismail Marzuki No.73 sebagai solusi kepenatan Anda! Kineforum adalah bioskop pertama di Jakarta yang menawarkan ragam program meliputi film klasik Indonesia dan karya para pembuat film kontemporer. Program film Kineforum bertujuan mengajak penonton merasakan jadi bagian dari sinema dunia – dulu dan sekarang. Menurut situs web Kineforum, Ruang ini diadakan sebagai tanggapan terhadap ketiadaan bioskop non komersial di Jakarta dan kebutuhan pengadaan suatu ruang bagi pertukaran antar budaya melalui karya audio-visual.

Di bioskop ini, Anda dapat menikmati presentasi karya-karya para pembuat film dunia, film panjang maupun pendek – yang sulit diakses publik Jakarta selain melalui pembajakan. Di ruang ini juga diadakan diskusi dan pertemuan dengan pembuat film. Sejak 2006, kineforum didatangi kurang lebih 500 penonton pada program pemutaran tertentu dan sekitar 5.000 penonton selama acara festival.

Selain itu, Kineforum juga sering mengadakan event – event seru seperti Kineforum Misbar yang berkonsep bioskop outdoor layaknya layar tancap jaman dulu kala yang kalau gerimis, penontonnya pada bubar ke rumah masing – masing! Wah, pokoknya bagi para penikmat film, jangan lewatkan bioskop unik satu ini!

6. Ruangrupa

Buat para pecinta seni, jangan lewatkan tempat yang satu ini. Ruangrupa adalah sebuah organisasi seni rupa kontemporer yang didirikan pada 2000 oleh sekelompok seniman di Jakarta. Sebagai organisasi nirlaba yang bergiat mendorong kemajuan gagasan seni rupa dalam konteks urban dan lingkup luas kebudayaan melalui pameran, festival, laboratorium seni rupa, lokakarya, penelitian, serta penerbitan buku, majalah, dan jurnal.

Galeri yang berada di Gudang Sarinah, Jalan Pancoran Timur II No 4 ini juga memfasilitasi berbagai macam acara seni seperti Jakarta 32°c, Bienalle yang diselenggarakan untuk mahasiswa seni di Jakarta, OK Video festival dan juga satu-satunya galeri yang mempunyai stasiun radio kontemporer yang di beri nama “ruru Radio”

7. Galeri Nasional

Satu lagi galeri seni yang sering dikunjungi anak muda pada akhir pekan, yaitu Galeri Nasional Indonesia. Dapat diterka dari namanya, Galeri ini adalah sebuah lembaga budaya negara yang gedungnya antara lain berfungsi sebagai tempat pameran, dan perhelatan acara seni rupa Indonesia dan mancanegara.Gedung ini merupakan institusi milik pemerintah di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kewajiban utama Galeri Nasional adalah melasanakan pengkajian, pengumpulan, registrasi, perawatan, pengamanan, pameran, kemitraan, layanan edukasi dan publikasi karya seni rupa. Lalu fungsi utamanya adalah melindungi, pengembangan, dan pemanfaatan asset kesenian (seni rupa) sebagai fasilitas pendidikan dan kebudayaan. Galeri Nasional beralamat di Jalan Medan Merdeka Timur No. 14 Jakarta Pusat.

Apabila Anda berada di luar kota dan tertarik untuk mengunjungi tempat – tempat menghabiskan weekend tersebut, jangan lupa untuk menginap di Sofyan Hotel Betawi, Hotel Syariah  bersertifikasi pertama di Indonesia dan Halal Hotel terbaik di dunia. Kami terletak di pusat kota Jakarta, serta kami juga menyediakan fasilitas antar jemput apabila Anda ingin mengunjungi tempat – tempat weekend lainnya di Jakarta! Tunggu apa lagi? Segera booking kamar Anda sekarang di Sofyan Hotel Betawi, World’s Best Family Friendly Hotel.

 

kolase-5-tempat-bersejarah-di-bilangan-jakarta-01

Siapa sih yang tidak kenal Jakarta? Kota yang menjadi pusat perekonomian dan juga pemerintahan Indonesia yang kita cintai, dan juga kota terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk melebihi 10 juta orang! Selain itu, Jakarta juga merupakan surganya wisata dengan deretan pusat perbelanjaan serta pusat – pusat berwisata kuliner yang sangat beragam. Tapi tahukah Anda bahwa Jakarta juga merupakan kota yang kaya akan sejarah? Mari kita simak 5 tempat – tempat yang menjadi saksi bisu peristiwa – peristiwa bersejarah di ibukota dan tentunya, cocok bagi alternatif berakhir pekan Anda!

1. Monas (Monumen Nasional)

Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Selain itu, Anda juga dapat melihat keindahan pemandangan Ibu Kota Jakarta dari atas Monas dengan menaiki lift untuk mencapai puncaknya. Pengelola Monas juga menyediakan teropong yang dapat Anda gunakan untuk melihat panorama Kota Jakarta.

 

2. Tugu Proklamasi

Berdiri di tengah kompleks Taman Proklamasi yang terletak di Jl. Proklamasi (dahulunya disebut Jl. Pegangsaan Timur No. 56), Jakarta Pusat, Tugu Proklamasi adalah tugu peringatan proklamasi kemerdekaan RI. Tugu ini terdiri dari patung Soekarno-Hatta berukuran besar yang berdiri berdampingan, mirip dengan dokumentasi foto ketika naskah proklamasi pertama kali dibacakan. Di tengah-tengah dua patung proklamator terdapat patung naskah proklamasi terbuat dari lempengan batu marmer hitam, dengan susunan dan bentuk tulisan mirip dengan naskah ketikan aslinya. Tugu ini dibangun dengan sangat teliti dan cukup cermat karena pilar – pilar yang ada dibelakang patung para founding fathers tersebut menggambarkan hari, tanggal dan tahun kemerdekan Republik Indonesia. Terdapat 17 pilar yang mengartikan tanggal 17. Pilar terpanjang yang berada ditengah memiliki tinggi 8 meter yang berarti bulan kedelapan yakni Agustus. Lalu, terdapat sebanyak 45 pundak-pundak yang terletak pada pilar memiliki simbol tahun 1945.

 

3. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal (arti harfiah: Masjid Merdeka) adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di pusat ibukota Jakarta.  Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Soekarno di mana pemancangan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, Masjid Istiqlal dibangun oleh seorang Arsitek beragama Kristen yang bernama Frederich Silaban.

Lokasi kompleks masjid ini berada di bekas Taman Wilhelmina, di timur laut lapangan Medan Merdeka yang ditengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas). Di seberang timur masjid ini berdiri Gereja Katedral Jakarta. Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar. Masjid ini memiliki gaya arsitektur modern dengan dinding dan lantai berlapis marmer, dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat. Bangunan utama masjid dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar. Menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari dua ratus ribu jamaah.

Selain digunakan sebagai aktivitas ibadah umat Islam, masjid ini juga digunakan sebagai kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia, aktivitas sosial, dan kegiatan umum. Masjid ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata yang terkenal di Jakarta. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung umumnya wisatawan domestik, dan sebagian wisatawan asing yang beragama Islam. Masyarakat non-Muslim juga dapat berkunjung ke masjid ini setelah sebelumnya mendapat pembekalan informasi mengenai Islam dan Masjid Istiqlal, meskipun demikian bagian yang boleh dikunjungi kaum non-Muslim terbatas dan harus didampingi pemandu.

 

4. Kawasan Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta, juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka). Dijuluki “Permata Asia” dan “Ratu dari Timur” pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.

Terdapat beberapa landmark historis di kawasan Kota Tua ini, seperti Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Toko Merah. Tidak hanya tempat-tempat historis, Anda juga dapat menikmati pengalaman kuliner di Kota Tua Jakarta dengan singgah di Cafe Batavia atau Cafe Gazebo, serta aneka jajanan seperti gado-gado, soto, hingga kerak telor khas Jakarta. Dengan atmosfer yang terkesan jauh dari modern namun elegan, tidak heran bahwa kawasan Kota Tua Jakarta kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan ataupun warga Jakarta yang ingin melepas penat dan kejenuhan dari padat dan riuhnya ibukota layaknya masuk ke mesin waktu dan dibawa ke Kota Lama Jakarta.

 

5. Pelabuhan Sunda Kelapa.

Sunda Kelapa adalah nama sebuah pelabuhan dan tempat sekitarnya di Jakarta, Indonesia. Pelabuhan ini terletak di kelurahan Penjaringan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pelabuhan ini merupakan pelabuhan tertua di Indonesia yang telah melakukan aktifitas perekonomian sejak zaman Hindu Pajajaran abad 14 dan masih tetap berjalan hingga kini. Di dermaga berjajar kapal tradisional Bugis jenis “phinisi” yang melakukan bongkar muat barang. Kapal – kapal kayu ini dahulu sanggup mengarungi samudera sampai ke Madagaskar.

Meskipun sekarang Sunda Kelapa hanyalah nama salah satu pelabuhan di Jakarta, daerah ini sangat penting karena desa di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal-bakal kota Jakarta yang hari jadinya ditetapkan pada tanggal 22 Juni 1527. Kala itu Kalapa, nama aslinya, merupakan pelabuhan Kerajaan Sunda atau yang lebih dikenal saat itu sebagai Kerajaan Pajajaran yang beribukota di Pakuan Pajajaran (sekarang kota Bogor) yang direbut oleh pasukan Demak dan Cirebon. Walaupun hari jadi kota Jakarta baru ditetapkan pada abad ke-16, sejarah Sunda Kelapa sudah dimulai jauh lebih awal, yaitu pada zaman pendahulu Pajajaran, yaitu kerajaan Tarumanagara. Kerajaan Tarumanagara pernah diserang dan ditaklukkan oleh kerajaan Sriwijaya dari Sumatera.

 

Jika Anda ingin mengunjungi tempat – tempat bersejarah di atas, jangan lupa menginap di Sofyan Hotel Betawi, Hotel Syariah  bersertifikasi pertama di Indonesia dan Halal Hotel terbaik di dunia. Selain itu, Hotel kami juga tidak jauh dari tempat – tempat bersejarah di atas seperti, Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, dan Tugu Proklamasi. Jadi tunggu apa lagi? Segera booking kamar Anda sekarang di Sofyan Hotel Betawi, World’s Best Family Friendly Hotel.

 

 

Taman Sunda Kelapa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, diabadikan sejak tahun 1940-an. Kita tidak bisa lagi mendapatkan taman seperti ini karena sejak tahun 1996 taman ini telah dibangun Masjid Agung Sunda Kelapa. Keberadaan Masjid ini sangat membantu banyak umat Islam di Kawasan Menteng karena sebelumnya hanya terdapat Gereja. Gereja Protestan Paulus yang letaknya tepat di sebrang Masjid Agung Sunda Kelapa ini. Gereja tersebut dibangun lebih dahulu yaitu pada tahun 1936 hanya sekitar satu dasawarsa setelah kota taman menteng dibangun.

Pada masa belanda Gereja Paulus bernama Nassau Kerk karena terletak di bagian kanan Jalan Imam Bonjol yang di masa belanda bernama Nassau Boulevard. Di salah satu gedung ini, Bung karno dan Bung Hatta bersama para pejuang merumuskan naskah proklamasi kemerdekaan dalam pertemuan yang berlangsung hingga dini hari pada 17 Agustus 1945. Setelah terjadinya pemberontakan G30S/PKI, masyarakat di Ibu Kota merindukan kehidupan yang lebih Islami. Terlebih lagi masyarakat di Menteng

Berdiri di atas lapangan milik sekolah, keberadaan bagian belakang gedung Bappenas kala itu terdapat sebuah lapangan milik TK dan SD kepondang. Maka, Gubernur DKI Ali Sadikin memberikan tanah di lapangan ini untuk dibangun masjid. Maka, Kerinduan umat Islam akan memiliki tempat ibadah di menteng terpenuhi. Waktu itu untuk membangun masjid, ada dua pilihan. Yaitu di taman Sunda Kelapa atau di Stadion Menteng yang di masa Belanda bernama Viosveld (Lapangan Vios), kini berdiri di taman menteng.

Patut diacungkan jempol, kegiatan yang dilakukan Masjid Sunda Kelapa yang tiap hari penuh dengan kegiatan kerohanian. Bagian atas dari masjid yang megah ini tiap hari, khususnya pada hari Minggu yang biasanya menyewakan tempat untuk keperluan pernikahan dan resepsi perkawinan. Sementara di Gereja Paulus, umat Kristiani mengadakan berbagai acara keagaman, menunjukkan harmonisnya kehidupan beragama di negeri ini. Ketika daerah elite menteng dibangun 1920-an dan 1930-an, pemerintah kolonial ingin menjadikan sebagai kawasan pemukiman Eropa.

Untuk kepentingan peribadatan, dibangun dua Gereja Paulus dan Gereja Katolik Theresia di jalan Haji Agus Salim. Di masa Kolonial, jalan ini bernama theresiakerkwerg. Setelah dibangunnya masjid sunda kelapa, beberapa masjid lainnya dibangun, seperti Masjid Cut Meutia dan Masjid Cut Nyak Dien di bekas gedung NV de bouwploeg. Perusahaan real estate yang membangun kota Taman Menteng. Ketika itu, di kawasan yang kini tinggal para petinggi RI, hanya terdapat sebuah masjid yang berada di pinggiran menteng. Yakni, Masjid Tangkuban Perahu yang dibangun oleh Sayid Ali Bin Ahmad Shahab, yang pada tahun 1901 dalam upaya perlawanan terhadap penjajah, mendirikan sekolah islam modern pertama di Indonesia, Jamiatul Kheir di Pekojan, Jakarta Barat.

Keberadaan Jamiatul Kheir banyak mendapat dukungan dari tokoh pergerakan Islam, seperi KH Ahmad Dahlan (Muhammadiyah), HOS Tjokroaminoto. dan H Agus salim (Syarikat Islam). Di depan Gereja Paulus dan Gedung Bappenas, terdapat taman Surapati yang di masa Belanda bernama Burgermeester Bischoplein. 

 

Jadi itulah kurang lebih sejarah dan cerita seputar Masjid Agung Sunda Kelapa, sangat menarik bukan? Jadi kalau anda dan teman-teman dan keluarga sedang menginap di Hotel Sofyan Betawi, untuk berekreasi ke Masjid ini tidak sulit karena lokasinya juga yang sangat dekat dan mungkin melihat acara-acara yang di selenggarakan di Masjid Agung Sunda Kelapa dan mencoba jajanan yang banyak tersedia di sekeliling Masjid ini.

Pagi hari adalah awal dari sebuah rutinitas. Bersiap dengan segala aktifitas yang akan dilakukan dan menuntutmu untuk tetap fit secara mental dan fisik, Telah terbuktikan bahwa bagaimana kamu memulai hari mu mempunyai pengaruh yang besar terhadap tingkat produktifitas dan semangat beraktifitas nya tubuh mu. Mengawali setiap hari kerja mu dengan positif secara mental dan fisik adalah hal yang penting agar semangat dan konsentrasi tetap terjaga, artikel ini akan menjelaskan bagaimana mengawali hari kerja dengan positif.

 

Bikin Rencana Semalam Sebelumnya, catat 1-3 hal terpenting yang akan di selesaikan. Semakin terbatas daftar rencana mu akan semakin mudah untuk mengerjakan nya satu persatu dengan cepat dan tidak akan membuang-buang waktu melakukan hal yang tidak penting atau memilih untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih mudah.

Siap-Siap Semalam Sebelumnya, siapkan hal-hal kecil seperti kunci, dompet, charger, di satu tempat atau masukan kedalam tas kerja mu semalam sebelumnya agar mempercepat waktu bersiap-siap di pagi hari.

Tingkatkan Mood Dengan Makanan Yang Baik. Untuk meningkatkan mood di pagi hari, kurangi asupan makanan yang mengandung lemak tinggi dan kafein. Pilih menu yang ringan namun menyehatkan seperti telur, roti gandum, buah-buahan, dan susu. Terlalu kenyang, tentu akan membuat kamu malas dan mudah mengantuk. Untuk itu, konsumsi makan-makanan tersebut dengan porsi yang seimbang. Makan-makanan yang sehat berperan penting dalam menjaga metabolisme tubuh.

Temukan Hal Baru.Bangun tidur-mandi-sarapan-pergi bekerja. Pernahkah kamu merasa bahwa aktivitasmu di pagi hari seperti ‘lagu lama’? Bangun di jam yang sama, makan makanan yang sama hingga menempuh rute perjalanan ke kantor yang sama, bukankah itu terasa membosankan? Cobalah untuk berhenti sejenak dari rutinitasmu dan mulai dengan hal yang berbeda. Misalnya, bangun lebih awal, menempuh rute perjalanan ke kantor yang berbeda hingga mencoba menu makan siang yang tidak biasa.

Hindari Begadang. Selain orang yang bekerja dengan waktu yang fleksibel, Ada pekerja yang sulit tertidur pada malam hari sehingga besok pagi merasa kurang fit. Hal ini mungkin dikarenakan terlalu banyak yang dipikirkan untuk hari esok sehingga sulit untuk tidur. Sebaiknya kurangi kebiasaan ini karena akan sangat berpengaruh tidak baik terhadap rasa semangat di pagi hari nya,

Lakukan Hal Yang Menyenangkan. Buatlah rencana untuk pergi bersama rekan-rekan kerja mu setelah jam kerja, seperti makan bersama, atau hanya nongkrong setelah jam kerja. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi rasa cemas menjalani hari kerja mu dan memberi semangat.

Awal Jam Kerja, kerjakanlah rencana yang paling penting dari daftar yang anda buat untuk mengurangi kebiasaan menunda mengerjakan tugas yang mudah. Setelah menyelesaikan yang tersulit, beristirahatlah dengan rencana yang sedikit lebih mudah untuk di selesaikan dan lanjut ke yang termudah.

Lakukan Beberapa Hobi Ringan. Memiliki hobi ringan seperti mendengarkan lagu, membaca buku, atau bermain game bisa membantu menghibur diri di pagi hari sebelum bekerja. Terkadang kita sedikit tegang disaat sudah waktunya berangkat bekerja, tidak ada salah nya kita lupakan segalanya untuk sementara dan menenangkan diri dengan melakukan hobi ringan.

Olaharaga. Tergantung kepada jadwal bekerja masing-masing coba sempatkan sesi ke gym atau berolahraga dirumah sebelum berangkat bekerja, tidak hanya sehat kegiatan ini akan meningkatkan semangat bekerja dan mengatur tingkat stres anda menjadi lebih stabil. Atau mungkin sempatkan setelah jam kerja agar tidak bermalas-malasan setelah pulang dari tempat kerja dan bisa mengisi waktu hari yang tersisa dengan berolahraga.

 

Jadi itu-lah beberapa hal yang sangat mudah dan bisa dilakukan oleh hampir siapapun untuk memulai hari kerja dengan lebih positif, biasakan lah memulai harimu dengan positif agar kesehatan fisik dan mental mu tetap terjaga. Jika anda merasa rutinitas anda tidak sesuai dengan tips-tips ini, mungkin anda harus lihat lagi kebiasaan anda dan buat beberapa perubahan. Walaupun memang lebih mudah diucapkan dari pada di lakukan, dengan membiasakan mengawali setiap hari dengan positif, ini adalah langkah pertama menjadi lebih fokus dan positif.